Antasipasi Wabah Corona, Pelantikan PPS Empat Kecamatan di Kabupaten Ngada Ditunda

Antasipasi Wabah Corona, Pelantikan PPS Empat Kecamatan di Kabupaten Ngada Ditunda
Pelantikan PPS di Kecamatan Bajawa sebelum edaran penundaan pelantikan dikeluarkan, Jumat (20/03/2020).

Sebanyak empat kecamatan di Kabupaten Ngada menunda jadwal pelantikan Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 2020. Empat Kecamatan yang menunda pelantikan Panitia Pemungutan Suara (PPS) yakni Kecamatan Aimere, Riung, Golewa Barat dan Soa yang sedianya dilaksanakan pada Minggu (22/03/2020) akhirnya ditunda sampai dengan batas waktu yang belum ditentukan.

Ketua KPU Ngada, Stanislaus Neke mengatakan penundaan tersebut menindaklanjuti keputusan KPU RI nomor 179/PL.02-Kpt/01/KPU/III/2020 tentang penundaan tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota tahun 2020 dalam upaya pencegahan penyebaran covid-l9.

 “Penundaan ini juga berdasarkan Surat Edaran KPU RI Nomor 8 tahun 2020 tentang pelaksanaan keputusan KPU RI Nomor 179/PL.02-Kpt/01/KPU/III/2020,” ungkap Stanislaus. Ia juga menerangkan bahwa berdasarkan surat edaran tersebut, beberapa tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2020 ditunda. Penundaan tersebut antara lain pelantikan dan masa kerja PPS, verifikasi syarat dukungan calon perseorangan, pembentukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) dan Pencocokan dan Penelitian Data Pemilih (Coklit). “Terhadap penundaan tersebut, implikasinya terhadap penundaan masa kerja PPS yang telah dilantik”, ungkapnya.

Selain itu Stanislaus juga mengatakan bahwa dalam menyikapi hal tersebut, Komisioner, Sekretaris dan semua kepala sub bagian sudah melakukan pleno dalam menyikapi surat edaran nomor 4 tentang Panduan Tindak Lanjut Pencegahan Penularan Infeksi Corona-Covid 19 di Lingkungan Komisi Pemilihan Umum, Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Komisi Independen Pemilihan Aceh dan Komisi Pemilihan Umum/Komisi Independen Pemilihan Kabupaten/Kota. “Merujuk pada surat edaran tersebut, salah satu langkah yang diambil yakni menyiapkan tempat cuci tangan yang terdapat di depan teras KPU Ngada”, ungkapnya. Sedangkan untuk ketentuan waktu kerja di KPU Ngada, Stansilaus mengatakan akan diberlakukan sistem piket. “Jadwal piket sedang disusun dan mulai diberlakukan Selasa, 24 Maret 2020”, ungkapnya. (Kethy)