Hari Pertama Pendaftaran, KPU Ngada Terima Pendaftaran Empat Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Ngada

Hari Pertama Pendaftaran, KPU Ngada Terima Pendaftaran Empat Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Ngada
Ketua, Anggota dan Sekretaris KPU saat bersiap menanti kedatangan Bapaslon Bupati dan Wakil Bupati Ngada di Kantor KPU Ngada, Jumat (4/9/2020).

KPUNGADA.IDKomisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ngada menerima empat Bakal Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati yang akan siap berkontestasi dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020.

Ketua KPU Ngada, Stanislaus Neke menuturkan para Bakal Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Ngada datang sesuai dengan jadwal yang telah dikonfirmasi oleh Tim Penghubung kepada KPU Kabupaten Ngada mulai pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB. Empat Bapaslon mendaftar pada hari Jumat, 4 September 2020.

“Ada empat bakal pasangan calon yang mendaftar hari ini yaitu Paket Firman yang melalui jalur independen, Paket Pas-Gud, Paket Credo dan Paket Hebat yang diusung koalisi Partai Politik” ungkapnya.

Dijelaskan Stanislaus, Bakal Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Ngada yang paling pertama mendaftar yakni Pasangan Fridus Muga – Herman Say dari jalur independen yakni pukul 09.55 wita . Pukul 12.21 wita Pasangan Paulus Soliwoa dan Gregorius Upi dengan partai pengusung DEMOKRAT dan NASDEM. Pukul 14.07 wita Pasangan Krisoforus Loko – Emanuel Dopo dengan partai pengusung PAN  dan HANURA. Pukul 15.48 wita pasangan Helmuth Waso dan Yohanes Tai dengan partai pengusung PDIP dan PERINDO.

Sementara itu, Ia juga menuturkan bahwa Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Ngada sudah melakukan semua prosedur pendaftaran sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 1 Tentang Pencalonan dan Keputusan KPU RI Nomor 394 Tahun 2020 tentang pedoman teknis pendaftaran. “Bakal pasangan calon yang menyambangi Kantor KPU Ngada diawali dengan pengukuran suhu oleh tim medis, setelah mengukur suhu, mencuci tangan dan tetap menjaga jarak sesuai protokol covid-19 dan setiap peralihan pasangan calon kita sterilkan ruangan ini disemprotkan disinfektan di halaman maupun di dalam Kantor KPU Ngada” ungkap Stanislaus.

Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati diterima KPU Ngada dengan sambutan Bahasa Adat “PINE INE EMA PAME....KAE AZI DOA NGODHO MIE LE....LEZA DIA MIU DA BAGA GHA NGIA KAMI..KAMI TIMA MIU NEE LIMA ZUA...KAMI PAMA MIU NEE ATE BHARA..DIA MIU DA NGODHO MAI TURI GO NGAZA RABA RIWU WI MERI...MOE MERI IE BESI RIWU WI GHALE...MOE GHALE NGAWO HAE RABA WI TAU MOSA NGADA...DHOMI MIUS BHODA DHEPO GO APA DA PUNU PU’U DIA KPU...NOA KITA KOLO SETOKJO, AZE SETEBU KAMI KPU BHILA GO MORI SA’O KAMI TAKA SE’WIWI  GHE’E SELEMA “NUKA ROBHA WENGIZUA..MIU DA DHORO WOLO MIU DA RESA LEKO....WIWI MIU MA’E TOLO ISI..LEMA MAE TOLO SEMA..MIU BODHA KA’E LE ANAWAE ..AZI LE MEKU MAY..!! MAI SI KITA KONO ZETA ONE SA’O DEMOKRASI..!! YANG ARTINYA:

 “IBU BAPAK, SAUDARA-SAUDARAKU TERIMAKASIH, SELAMAT DATANG...HARI INI BAPAK/IBU TELAH DATANG KEPADA KAMI, KAMIPUN MENERIMANYA DENGAN  KEDUA TANGAN DAN DENGAN HATI YANG PUTIH...KALIAN DATANG UNTUK MENDAFTAR DIRI, SEHINGGA MASYARAKAT BISA MEMILIH UNTUK MENJADI BUPATI NGADA ...HANYA KALIAN HARUS MENTAATI SELURUH REGULASI DAN PKPU, AGAR KITA MEMILIKI PERSAMAAN PEMAHAMAN...KPU SEBAGAI TUAN RUMAH BERPESAN , BESOK ATAU LUSA PADA SAAT BAPASLON MENGUNJUNGI MASYARAKAT HARUS SELALU MENJAGA MASYARAKAT HARUS SELALU MENJAGA PERKATAAN UNTUK TIDAK SALING MELECEHKAN SATU SAMA LAIN...YANG KAKA WAJIB MENGASIHI ADIKNYA...SANG ADIK HARUS MENGHORMATI KAKAKNYA”

Stanislaus mengharapkan kepada seluruh bakal pasangan calon manakala ketika melakukan sosialisasi memperhatikan Undang-Undang Nomor 10 bahwa bakal pasangan calon yang mendapatkan suara terbanyak  ditetapkan sebagai pasangan calon terpilih. “Sesungguhnya ini mengamanatkan suara rakyat. Dengan demikian sebagai Ketua KPU Ngada saya mengharapkan kepada bakal pasangan calon untuk mendorong seluruh masyarakat Ngada yang memenuhi syarat menjadi pemilih untuk melaporkan diri kepada PPS apabila belum terdaftar sebagai pemilih dengan menerapkan satu pemilih satu suara satu nilai untuk bangsa dan Ngada tercinta”, tutup Stanislaus.

Pada kesempatan yang sama, Anggota Komisioner KPU Ngada, Aloysius Raubata menyampaikan tim verifikator yang melakukan pemeriksaan persyaratan pencalonan dan syarat calon. “Kami tim verifikator memeriksa dua dokumen yaitu dokumen syarat pecalonan dan dokumen syarat calon. Di tempat pemeriksaan hanya ada tim verifikator dari KPU Ngada, Bawaslu dan tim penghubung dari bakal pasangan calon”, ungkap Aloysius.

Selanjutnya satu bakal pasangan calon akan mendaftar di hari terakhir pendaftaran yaitu pada tanggal 6 September 2020 jam 12.00. Pasangan calon tersebut yakni Paket AP-RB (Andreas Paru dan Raimundus Bena) dengan partai pengusung GOLKAR dan PKB (Parmas/KPUNGADA).