KPU Ngada Monitoring Pelaksanaan Verifikasi Faktual

KPU Ngada Monitoring Pelaksanaan Verifikasi Faktual
Stanislaus Neke, Ketua KPU Ngada bersama PPK, PPS dan Pengawas Desa Kelurahan ( sesaat sebelum melakukan monitoring di Kecamatan Golewa, Sabtu (4/7/2020).

Bajawa, kpungada.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ngada terus memantau kerja Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang saat ini tengah melakukan verfikasi faktual di lapangan dengan memonitoring kinerja Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Pada Senin  (29/6/2020), KPU Ngada mulai merealisasikan kerja monitoring dengan membagi 12 tim yang didampingi oleh komisioner untuk duabelas kecamatan yang ada di Kabupaten Ngada. Selain itu, para komisioner juga melakukan monitoring langsung secara rutin. Dimulai pada Sabtu, (4/7/2020) para komisioner  memonitoring 3 Kecamatan dengan pembagian Stanislaus Neke di Kecamatan Golewa Raya, Aloysius Raubata Kecamatan Bajawa dan Saiful Amri M. P Silla di Kecamatan Jerebuu, Senin (6/7/2020) Stefania Octaviana Meo dan Maria Veronika Sekke Jawa di Kecamatan Bajawa, Selasa (7/7/2020), Aloysius Raubata dan Maria Veronika Sekke Jawa di Kecamatan Soa dan Bajawa Utara, Stefania Octaviana Meo di Kecamatan Bajawa. Tiap tim memonitoring kecamatan dengan mengambil 2-3 sampel kelurahan yang PPS sedang melakukan verifikasi faktual.

Monitoring dimulai sekitar pukul 13.00 WIB. Mereka mendatangi kantor PPK yang berada di kecamatan untuk melakukan koordinasi terlebih dahulu sebelum turun ke lapangan bersama PPS yang menjadi petugas verifikasi faktual.

Sekretaris KPU Ngada, Aryans T. Fanu menyampaiakan bahwa monitoring yang dilakukan sudah sesuai dengan agenda.”Dalam monitoring yang dilakukan sudah dipastikan bahwa semua PPS bekerja sesuai dengan aturan yang berlaku”, kata Aryans. Ia juga mengungkapkan dari hasil monitoring ada pendukung yang memang merasa memberikan dukungan tetapi ada juga yang merasa tidak pernah memberikan dukungan. “Ada pendukung yang menyadari memang mereka pernah memberikan dukungan tetapi ada juga yang merasa tidak pernah memberikan dukungan”, ungkapnya. Menurut dia monitoring akan terus dilakukan oleh KPU Ngada untuk beberapa hari ke depan sesuai dengan agenda masing-masing koordinator wilayah yang terbagi di dua belas kecamatan.

AnggotaKPU Ngada Stefania Octaviana Meo  yang turut melakukan monitoring ke Kecamatan Bajawa mengatakan bahwa kinerja PPS sudah sangat baik yaitu sudah sesuai dengan tata kerja PKPU Nomor 1 tahum 2020 tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 3 tahun 2017 tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota. Masalah dan kendala yang ditemukan di lapangan oleh petugas seperti ketidakhadiran tim penghubung dan pendukung yang tidak merasa memberikan KTP. “Mereka bisa mengatasi dengan baik kendala yang dihadapi pada saat verifikasi faktual ini karena untuk menunjang kerja PPK dan PPS di Kecamatan,KPU Ngada selalu memberikan bimbingan teknis”, ungkapnya.

Stefania  mengingatkan agar petugas di lapangan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dengan menggunakan masker, sarung tangan, face field dan hand sanitizer. “Petugas selalu diingatkan untuk melakukan verifikasi sesuai dengan protokol kesehatan sehingga masyarakat yang didatangi tetap merasa aman”, tutupnya. (parmas/kpungada)